❤❤❤

On Jumat, 02 Februari 2018 0 komentar

Entah apa yang merasuki pikiran ini untuk merangkai bait-bait yang bermula dari sebuah penasaran akhirnya muncul kata-kata yang entah apa artinya 😂😂 .. sepenggal kata yang bisa diambil pelajaran nya ..




Tidak semua cinta harus diungkapkan apalagi dengan pacaran.
Seperti halnya kayu yang berani mendekati api kemudian akhirnya menyesal telah menjadikannya abu.

Seperti awan yang tak sanggup memberi isyarat kepada hujan yang tega membuat cerahnya menjadi kelabu.

Biarkan saja rasa itu tumbuh karenaNYA, jika tak sanggup diurai dengan kata, biarkan dia sebagai pengungkap rasa.

Saat kita jatuh cinta namun dia bukan halalnya, maka jadikanlah rasa itu layaknya parfum yang wanginya, jangan sampai meminumnya. Jikapun kita memaksa, maka kita akan membunuh diri sendiri dengan cinta itu. 

Bisikan cinta itu pada Allah lewat bait-bait doa di sepertiga malammu. Atau di serial selipan doa ketika kita mengarahkan tangan meminta padaNYA. 

Belum waktunya rasa itu untuk dikata apalagi diumbar lewat sosial media. 

Deklarasi kan cinta kita pada waktu yang tepat di depan penghulu dan walinya. 

Semoga rasa cinta yang tumbuh di hati membuat kita selangkah lebih dekat ke surgaNYA. 

Dan semakin jauh dari fitnah neraka. 

Hingga nanti waktu mempertemukan kita dengan takdir, disitulah sejatinya bahagia akan terukir.



#ozora^^
Read more ...»

Perempuan

On Kamis, 01 Februari 2018 0 komentar

Dulu ..
Aku menaruh kekaguman pada perempuan yang berpendidikan tinggi dan memiliki karir dan pekerjaan bergengsi.

Dan di sisi lainnya, aku bertanya-tanya akan mengapa sebagian perempuan lainnya yang mau-mau saja menjadi ibu rumah tangga padahal dulu susah payah mengejar gelar sarjana.

Hingga kini .. aku menyadari bahwa dalam Islam sebaik-baik tempat bagi perempuan bukanlah di kantirnya namun di dalam rumahnya .

Dan karir tertinggi baginya bukanlah sebagai direktur utama melainkan sebagai ibu rumah tangga dan istri shalihah.

Dan prestasi terbaiknya bukanlah diukur dari seberapa tinggi gajinya namun diukur dari ketaatan pada suaminya dan bagaimana dia mendidik anaknya menjadi anak shalih dan shalihah.

Memang dari semua itu pada akhirnya adlah pilihan. Pilihan yang kita sendirilah yang menentukan.

Namun .. semoga kelak Allah meridhoi bagiku untuk memilih pilihan yang terbaik menurutNYA dan membawa ku lebih dekat padaNYA ..


#repost
#ozora^^
Read more ...»

Ingat akan Kematian

On Sabtu, 20 Januari 2018 0 komentar

"Ketahuilah bahwa kematian tidak akan datang di waktu tertentu, atau keadaan tertentu atau di umur tertentu, tetapi ia pasti datang. Maka persiapanmu dalam menyambut kedatangannya adalah lebih baik daripada menyambut dunia" (Imam Al Ghazali)

Kematian tidak menunggu siap atau tidak ..
Yang jelas dia akan datang kapanpun ia mau ..
Kematian tidak menunggu waktu, sebab sedetik kemudian ia bisa saja menghampiri
Maka .. mempersiapkan kematian adalah keharusan ..
Dia sudah pasti dan tidak bisa dihindari ..

Sedangkan kita lebih mementingkan dunia dahulu, daripada kematian apalagi jika hidup sudah merasa puas dan tercukupi ..

Apa yang akan kita bawa ketika mati? Hanyalah amal saja yang tetap mengalir ..

Maka .. sudahkan kita persiapkan dengan baik ..
Sebagaimana kita menyiapkan segala sesuatu di dunia ini dengan begitu rapi dan indah ..

Karena mati sudah pasti ..
Tak dapat dihindari ..
Tidak bisa dipungkiri ..

Persilakan dengan matang seperti kita mempersiapkan bimbingan ke dosen, sidang skripsi, wawancara kerja, ketemu calon mertua ..
bukan hanya dunia, jodoh yang kita pikirkan saat ini tapi akhirnya itu juga yang lebih utama .. masih ada waktu untuk bertaubat dan mendekatkan diri sama Allah sebelum terlambat ..


@ozora^^
Read more ...»

Hijrah

On Rabu, 17 Januari 2018 0 komentar

Bismillah ..

Hijrahlah karna Allah dan Rasulnya ..
bukan karena dunia dan seisinya
karna yang kita dapat sesuai dengan apa yang kita niatkan


semoga semua ini berkah buat semuanya
amiin



@ozora^^
Read more ...»

Hijrah

On Selasa, 09 Januari 2018 0 komentar

Saat ini mungkin kita tengah berada di titik jenuh kehampaan sebagai seorang manusia, terlalu sering berbuat buruk hingga lupa beribadah kepadaNYA. disinilah teman, kita harus hijrah, mengubah hal tidak baik yang biasa dilakukan menjadi perbuatan yang mendekatkan diri kita kepada Allah ..

Mungkin nanti ada perasaan takut, cemas, bagaimana nanti tanggapan orang lain tentang hijrah yang kita lakukan, tidak apa-apa hijrah saja dulu, umpatan seseorang terhadap hijrah yang diusahakan adalah bukti bahwa kita tengah berada di muara kebaikan. celaan mereka adalah lecutan bahwa kita harus lebih bersemangat dalam berhijrah ..

Memang berat .. tapi cobalah, hijrah dulu saja. toh, nanti jika sudah merasakan pasti ketagihan .. hehehhh

Ada yang sebagian mengatakan "hijrah itu mudah, yang sulit itu istiqomah". inilah kebenaran, teman .. bahwa untuk tetap berada di jalan kebaikan kit amesti senantiasa memperbanyak bekal, sahabat yang selalu mengingatkan, lingkungan yang mendukung, tekun beribadah, serta ikutilah kajian-kajian yang menambah keimanan dan kemantapan untuk terus di perjalanan untuk senantiasa istiqomah menapaki jaln hijrah.

Memang, jalan hijrah tak selamanya mudah, tapi jangan sampai membuat iman goyah. faktanya, hijrah itu berliku-liku, tak jarang melipir pada cemoohan manusia. tapi inilah ujiannya, atau mungkin serunya.

Sebagai contoh coba kita bayangkan, kalau novel itu alur ceritanya datar pasti gak seru, alhasil ya jauh dari kata bestseller. nah, begitulah hijrah, teman. alurnya kadang mendebarkan, ceritanya mengharukan, tapi insya Allah kita mengetahui ujung jalan hijrah ini adalah tempat terbaik yang tak sebanding dengan apapun. Surga ..

Teman .. hijrah saja dulu istiqomah kemudian tetapkan diri dijalan kebaikan, kit atidak pernah tau sampai kapan Allah memberi kita kesempatan dan berapa lama lagi kita tinggal di dunia. namun yang harus diyakini adalah, maut senantiasa mengintai, membuntuti kita dengan liar, ia dapat menyergap kapan saja dulu teman, lalu istiqomah kemudian ..


@Ozora
Read more ...»

Backpacker part 1

On Senin, 11 Desember 2017 0 komentar

Ketika menjadi fasilitator di kelas atas pasti tidak hanya mendampingi anak-anak yang semakin tumbuh besar bukan anak-anak lagi tetapi menjelang remaja, tetapi juga menyiapkan drilling untuk menghadapi "ujian akhir sekolah" dan belum lagi itu yang namanya "Backpacker" ... inilah yang paling menyenangkan selama di kelas atas karna jalan-jalan alias ngebolang 

Menyiapkan backpacker itu tidak hanya sehari, seminggu atau sebulan tapi berbulan-bulan untuk memantapkan mau kemana? butuh biaya berapa? fasilitator mau berapa? tujuannya dimana? itulah yang harus dipikirkan dari jauh-jauh hari ...

Awal masuk semester kedua obrolan yang dibahas dari kami fasilitator kelas atas adalah survei "Backpacker" dan lokasi belum ada yang fik .. ditentukan "Kota Pelajar' tujuannya kalo buat pribadi males sebenarnya karna ke daerah sendiri .. ingin banget ke kota lain atau "Ujung Kulon" tapi hanya impian yang belum di gapai dan diwujudkan .. 

Ditentukan untuk sapa saja yang akan survei ke lokasi untuk lebih mengenal medan yang akan di kunjungi sebagai pembelajaran anak-anak .. belum lagi kita bingung mau naik apa dan hanya dua orang yang disetujui dari sekolah untuk survei, masih ada kegalauan melanda fasil karna gak mungkin satu perempuan dan satu laki-laki yang berangkat. 

Diputuskan kami dua perempuan tangguh dan suka ngebolang berangkat ke "Kota Gudeg" dengan naik kereta. masih bingung lagi dapat keretanya pagi jam 06.45 dari Stasiun Pasar Senen, sedangkan kita dari Karawang. mbuhlaaahhh ... mungkin akan muncul kata-kata ini ketika sudah gak mampu untuk mencari jalan keluar lagi. 

Kita punya solusi untuk berangkat dari Depok dan Senin sore kita berangkat dari Karawang menggunakan motor, gak biasa pulang ke depok jam 06.00 sore biasanya jam 04.00 itu udah paling sore dari Karawang. tapi karna ini berdua jadi memberanikan diri untuk berangkat dan sampilah di Depok jam 08.30 malem, selama perjalanan begitu banyak rintangan karna semakin banyak orang-orang pabrik balik dan jalanan rame pasti tapi macet itulah kendalanya. inilah nikmat yang akan dijumpai sama orang-orang perantauan di kota besar-besar ini 

Pagi jam 04.00 kita berangkat dari depok naik taksi karna takut kalo naik KRL pasti telat karna jam 05.45 kita udah cek in di stasiun. ternyata naik taksi juga sama aja macet wkwkwkwkwkkk ....
sampai di Stasiun Pasar Senen jam 05.15 dan kita langsung mencetak tiket dan mencari mushola karna belum shubuh .. astagfirullah ... shalat shubuh jadi telat karna inilah yang namanya ujian 

Tiba saatnya kita masuk kereta "Gajah Wong" menuju kota pelajar ... pertama kali naik kereta ke daerah sendiri. selama perjalanan tidur karna ngantuk iya, capek iya pokok'e campur aduk rasanya. 
tibalah di Stasiun Lempuyangan jam 03.15 sore dan langsung shalat jama. dilanjut mencari makan serta mencari info nanti kalo anak-anak naik kereta turun di stasiun ini mau naik apa dan kemana dulu itulah yang pertama kita pikirkan.


@ozora ^^


Read more ...»

Lalai dalam Susur Sungai Part 1

On 0 komentar

Sebenarnya males untuk melanjutkan lagi kelanjutan blog ini ... tapi kalau gak dilanjutkan pasti gak sempurna kalo gak disalurkan cerita yang dialami selama susur sungai ini . Gak usah lama-lama buat menulis 

Yang awalnya hanya survei tempat buat "Supercamp" yang ingin mencari tempat yang berbeda dari biasanya berubahlah rencana itu untuk memacu adrenalin dan ternyata semua itu gagal setelah baru sampai karna tempatnya habis longsor dan di tutup untuk sementara ... wkwkwkwkwkkkk 
karena perubahan itu dan cuaca yang sangat tidak mendukung dan breessss .... air hujan mengguyur dengan cepatnya dan kita tim panitia berteduh di sebuah warung yang bisalah buat bercanda dan berdiskusi untuk mencari solusi apa yang akan di dipresentasikan ke pimpinan sekolah ketika tempat yang kita temui terlalu berbahaya buat anak-anak, karena jalan setapak yang kecil ditambah samoing kanan kiri aliran sungai yang begitu deras, banyak warung yang membuat anak-anak akan lebih tidak fokus untuk kegiatan nanti, tempatnya curam karna berundak-undak dan bisa kemungkinan bisa longsor tiba-tiba dan lebih parahnya kamar mandi yang hanya beebrapa dan yang di sekitar warung itu harus bayar .. teeeengg

Hujan mulai reda walopun masih disertai rintik-rintik yang menemani kita memutuskan untuk pergi ke "Curug Lalai" (baru denger ada curug lalai) ... kita bersembilan dipandu penduduk asli untuk memulai kegiatan untuk menuju curug tersebut. sepanjang jalan yang setapak itu disepanjang kanan sungai dan kiri pohon-pohon yang hijau. setengah jam kita akan menyebrang sungai yang berbatuan bisa jatuh dan mungkin terbawa arus (keliatan serem) tapi itu yang menantang untuk menemui si "Lalai" 

Masya Allah ciptaan allah yang begitu indah yang kita temui sepanjang perjalanan yang menempuh 3 jam ini, banyak rintangan yang harus kami hadapi mulai dari kaki kram, capek, haus, lapar, dingin, jatuh, terpeleset, dan terjebak dilumpur itupun yang kita alami selama perjalanan yang menyenangkan selama bergabung dengan "Sekolah Alam Karawang". disinilah kita tau mana temen dan mana keluarga karna dikala kita dalam perjalanan pasti akan menemui salah satu diantara kita mengalami  kesusahan dan butuh pertolongan. kita hanya bersembilan tapi kita keluarga yang bagus kar na kita bisa melalui dengan sempurna sampai di curug dengan selamat dan menemukan keindahan yang Subhanallah dari Allah buat kita. 

Survei ini akhirnya bukan buat anak-anak supercamp tapi buat upgrading para fasilitator .. wkwkwkkk 

cek poto dibawah




















Akhirnya acara untuk upgrading fasilitator dilaksanakan juga pada hari Senin, 3 April 2017 semua fasilitator berkumpul di sekolah jam 06.00 dilanjut dengan perjalana ke lokasi ....

Karna rutenya sama dan hanya berbeda karna banyaknya personil dan ketika sudah sampai di lokasi cuaca tiba-tiba tidak mendukung dan hujan deras ...pemandu memutuskan untuk segera turun karna kalau semakin lama diatas air akan meluap dan kita susah untuk sampai di bawah ...
semua dugaan itu benar baru samapi di satu sungai kita sudah meliahat air meluap begitu deras dan harus menyebrang dengan bantuan bambu atau kayu beserta para bapak-bapak untuk memegangi bambu tersebut .. untuk menyebrangi ini tidak asala aja memegang bambu dengan tangan satu tapi dengan tangan dua disertai jalannya miring satu hal lagi tidak boleh panik apalagi takut, karna kalau kita takut, panik dan tidak fokus bisa-bisa kita terbawa luapan air yang begitu deras ..
ketika kita mengalami seperti ini janagan pernah takut atau panik tapi mintalah bantuan Allah untuk bisa selamat samapai di bawah 

cek potonya di atas ( wkwkwkkk )

@ozora^^
Read more ...»