Aliran Rasa

On Jumat, 25 Januari 2019 0 komentar

Ketika mempunyai niat untuk mengikuti IIP sudah dua tahun yang lalu tapi baru kesampaian tahun ini. Awalnya tidak mengetahui apa itu IIP. Mengetahui IIP itu dari salah satu temen yang sudah lama bergabung ketika dulu masih di Karawang. Dari dialah sedikit mengerti apa itu IIP dan untuk apa itu IIP buat kehidupan sehari-hari.

Ternyata mengikuti kelas IIP itu ada beberapa tahapan hehehehe .. dikira hanya ikut kelas online biasanya. Ternyata dugaan itu meleset, tetapi tantangan tersendiri karena sebagai perempuan yang bekerja pasti mempunyai waktu singkat, hanya beberapa materi yang bisa di ikuti selainnya ketinggalan.

Mengikuti kelas IIP tahap pertama adalah kelas Foundation dimana dikelas itu bertemu dengan wali kelas dan fasilitator serta teman-teman baru dari satu kota. Dari tahap pertama ini saja sudah begitu banyak pelajaran dan ilmu mulai dari buat "GC" dan lainnya.

Tahap berikutnya adalah kelas SG yang baru dilewati dua hari kemarin. Di tahap ini ditantang membuat telegram dan begitu kesulitan untuk join ke grub dan alhamdulilah dapat bantuan dari salah satu temen sekota. Ternyata persaudaraan terjalin walau belum pernah tatap muka.

Selama mengikuti dua kelas ini perasaan yang dirasakan adalah seneng, tambah ilmu dan tambah teman baru serta dapat motivasi dari para fasilitator serta alumni-alumni IIP yang luar biasa.

Harapan setelah mengikuti IIP ini dapat menambah wawasan lagi untuk menyiapkan diri menjadi perempuan sesuai kodratnya yaitu sebagai calon istri dan ibu yang bisa memberikan pengetahuan yang baik kepada anak. Serta bisa menerapkan ilmunya untuk kehidupan sehari-hari.

Semakin semangat dan tertantang menjadi mahasiswa IIP karena banyak ibu-ibu yang luar biasa yang juga semangat mengikuti kelas ini.


#MatrikulasiIIPBatch7
#IbuProfesional
#AliranRasa
Read more ...»

Nikmat Sehat

On Senin, 14 Januari 2019 0 komentar

*Jeniusnya Rasulullah SAW. Tentang Kesehatan ...💖*

*"SEMBUHKAN SAKIT HATIMU, maka AKAN SEMBUH seluruh TUBUHMU.*"
_Bismillah_

🌹Bila kita mempunyai sakit hati yg benar-benar kronis ...
Merasa benci banget ...
Nggak suka banget ...
Kecewa banget ...
Dendam banget ...
Sedih banget ...
Smua ini dianggap serius ... smpai sakit hatinya itu berdampak pada tubuh ...

 Jika sakit hati itu dibiarkan tidak segera diatasi ... maka saat muncul dlm bentuk penyakit kanker ... diabet ... sakit jantung ... barulah diatasi ...
Dan yg diatasipun hanya permukaannya saja ... penyakitnya saja ...

 Mengatasinya dgn operasi ... obat herbal ... bertahun-tahun , bahkan seumur hidup ... kemo ... radiasi_
Smua itu membuat sel-sel tubuh luluh lantak ...

Tapi akar masalahnya tidak diatasi_

💞 Akar masalahnya itu sebenarnya adalah ... HATI yg sakit smakin rusak ... penyakit hatinya tidak diatasi ... shingga merusak sluruh jaringan tubuh_

Darah tetap dibiarkan asam ... kondisi tubuh asam ...
Pikiran ttap stress ... jiwa tidak tenang ...
dendam masih ada ...
kecewa masih berlanjut ...
perasaan masih nggak enak ...
benci masih kuat ...

Secara tidak langsung kita membunuh diri sendiri_

Seriuss iniii_☺
 ingat ... Rasulullah SAW. pernah berkata :
" Ada segumpal daging yg jika ia baik,
maka sluruh tubuh akan baik. Dan kalau
ia buruk, maka seluruh tubuh akan buruk."

*itulah ... HATI ...*

🙏🏻 Sharusnya hati slalu ada dlm kondisi indah dan baik ...
Slalu ikhlas menerima ketentuan Allah ... bersyukur ... tulus berbagi dan bahagia ...

🌹 Sperti anak kecil yg slalu bahagia dan tertawa ...
Sperti itulah kondisi hati sHarusnya ...
Pada saat hati sudah tak lagi sperti itu ... saat itulah penyakit muncul ... dan deteksi dini harus dilakukan_

💞 Akar permasalahan harus diatasi ...
Hati perlu terus dicuci dan dibersihkan_
Tanda hati yg bersih dan suci adalah ;
☺Ikut bahagia atas kebahagiaan org lain_
🌾 Slalu smangat utk berbagi tanpa pamrih_
🌾 Selalu ridha dgn sgala ketentuan yg
Allah berikan utk kita_

Termasuk saat kita dimusuhi ...? dibenci ...?
Nggak masalah ... Jangan sedih ... berarti dosa kita jadi ada yg menanggung ...
/ kita dizalimi ...?
Waaah ... ini saatnya doa-doa tak ada batasnya dgn Sang Pemberi_
Arrahmaan Arrahiim...🙏🏻

💝Hati akan slalu bahagia atas kebahagiaan org lain ...
Gembira apapun yg terjadi_
 *siapapun itu ...*

Termasuk bahagia bagi mereka yg pernah merugikan kita ...
Tapi kita tak perlu merasa rugi ...krn smua itu ada hikmahnya ..
*Pastikan itu_*

💞 Kalau hati dlm keadaan tidak baik ... dgn tanda ...
Ada rasa sedih ... kecewa _ benci ... dan dendam_
Maka ... segera Lakukan_
💧
🌹 *Belajar ikhlas ...*
Tarik nafas ... lalu buang nafas_
Setiap nafas_ adalah Nafas Baru ...HarapanBaru_

*-Jangan pusingkan dgn yg tlah berlalu ...* dan

*-Jangan khawatirkan dgn yg belum terjadi ...*

🌹 *Terima dan hargai apapun yg terjadi_*
Allah Maha Besar dan Maha Tahu
Allah tahu yg terbaik tuk kita_
Smua pasti baik dan bermanfaat_

🌹 *Bersyukur* dibalik bencana ada hikmahnya ...
Mungkin kita pernah bertanya ... " Kenapa ya ?
Allah yg Maha Kasih dan sangat
mengasihiku ... memberi sesuatu yg
tidak kusukai dan tidak sesuai dg
dgn harapanku ...?
Apakah kira-kira hikmah dibalik bencana itu ...?

🌹 *Ber- husnuzon ..*. berbaik
sangkalah kpd Allah ...

 *Berbagi tanpa pamrih ...*
Apapun rizki yg ada pasti bisa utk berbagi ...
Pasti ada pengalaman baru ... kesadaran
baru yg bisa dibagikan kpd org lain ...

🌹 *Bagikan senyum kpd smua ...*(kecuali yg bukan mahram tentunya).
*Maafkan* smua org ...
Doakan smua org yg pernah singgah
di hati kita ...

Apa doa yg harus kita panjatkan utk diri
sendiri dan org2 tsb ...?
Apa kira-kira yg bisa kita lakukan dgn
lebih baik lagi ...? Utk mengharap ridha Allah semata ...
Doakan yg terbaik buat mereka ...
Bahagia saat org lain bahagia ... termasuk
org yg awalnya tidak kita sukai ... kitaBenci ... kita anggap Merugikan .../ Mengecewakan ...

Apalagi thdp org yg berjasa kpd
kita , muliakan mereka sbagai wujud rasa
syukur kpd Allah ...
Kita bisa tegar sperti skarang ,ada jasa
terbaik mereka di hati kita ...

🌺 Muliakan saudara kita ,teman kita ... yg pernah menolong kita ... meskipun mereka ada yg membuat kecewa_ maafkanlah ... muliakan jasanya ... Allahlah yg akan membalas sgala ke-ikhlasanmu ...

 Ketika penyakit hati pelan -pelan sembuh ... maka , begitu juga penyakit tubuh akan hilang dan sembuh ...
💞 Marilah slalu menjaga kesehatan HATI ...
Hilangkan su'uzon dgn teman /saudara_
Smoga tidak ada lagi rasa benci_ atau kecewa di hati kita ...
☺Awali hari dgn Bismillah ... dan akhiri dgn Alhamdulillah ...
*Smoga Allah ridha dgn niat kita tuk slalu membersihkan HATI kita ...💖*


_Barakallahu Fiikum_...🙏🏻

#copas



@ozora^^
Read more ...»

Menjemput Rezeki

On Sabtu, 12 Januari 2019 0 komentar

REZEKI ITU PUNYA ALAMAT

Kalau rizqi itu diukur dari kerja keras...
maka kuli bangunan lah yg akan cepat kaya.

Jika rizqi itu ditentukan dr waktu kerja...
maka warung kopi 24 jam lah yg akan lbh mendapatkanya..
bahkan mungkin mampu mengalahkah KFC dan Mc. DONALD

Jika rizki itu milik orang pintar...
maka dosen yg bergelar panjang yg akan lbh kaya...

Jika rizqi itu karena jabatan...
maka presiden dan rajalah orang yg akan menduduki 100 orang terkaya di dunia..

Rizqi itu karena kasih sayang Allah.

" Mengejar rizqi, jangan mengejar jumlahnya, tetapi berkahnya."
( Ali bin Abi Thalib )

MESKIPUN LARI, RIZKIMU AKAN TETAP MENGEJARMU

“Kalaulah anak Adam lari dari rizqinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rizqinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084)

Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya.

ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN

Jika tiba-tiba kondisi ekonomi "down",  dalem terhibur mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk.

Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya.
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.

Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk syurga lebih awal.

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh.

Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi  dengan harga kurma bagus.

Semuanya bersyukur, Alhamdulillah, kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf. Sahabat gembira.
Abdurrahman bin Auf r.a pun juga gembira.

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdurrahman bin Auf r.a gembira juga, sebab berharap
jatuh miskin!

Masya Allah, hebat.

Coba kalau kita ? Usaha diuji dikit, udah teriak tak tentu arah.

Abdurrahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin.

Namun, Masya Allah
Rencana Allah Subhanahu wa ta'ala itu memang terbaik...

Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.

Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang cocok adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.

Subhanalloh
Orang lain berusaha keras jadi kaya. Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras jadi miskin tapi selalu gagal. Benarlah firman Allah:

"Wahai manusia, di langit ada rizqi bagi kalian. Juga semua karunia yang dijanjikan pada kalian " (Qs. Adz Dzariat, 22 )

Jadi, yang banyak memberi rizqi itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?

Allah Subhanahu wa ta'ala lah yang Memberi rizqi

Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua,  yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN KEPADA ALLAH dibanding  urusan dunia yang sementara ini...

*آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ*


http://bit.ly/Rejekimutahudimanakamu

#copas
@ozora^^
Read more ...»

Kisah Inspirasi

On 0 komentar

Menguatkan😇

```Alkisah seekor rusa betina sedang hamil tua.
Ketika mendekati detik-detik kelahirannya, rusa ini pergi ke suatu tempat yang jauh di sisi hutan yang berdekatan dengan sungai.

   Tiba-tiba sesuatu yang tidak ia bayangkan terjadi !

     Terdengar suara gemuruh dari langit dan tiba-tiba tampak kilat yang menyambar kepermukaan bumi. Hutan kering ini terbakar dahsyat karena percikan api dari petir tersebut.

   Ketika rusa ini menoleh ke kiri, tampak seorang pemburu telah siap melesatkan anak panah ke arahnya.

     Saat menoleh ke kanan, ia pun terkejut melihat seekor singa lapar yang siap menerkamnya.

Maka tiada pilihan bagi rusa ini selain :

1. Mati dimangsa singa.
2. Mati terkena panah.
3. Mati terbakar.
4. Atau mati tenggelam karena melompat ke sungai.

   Yg jelas ...
Bahaya mengancam dari berbagai penjuru dan tidak ada lagi kesempatan untuk berlari.

     Lalu apa yang harus ia lakukan?
Bersedih dan merintih?

Menangis dan menjerit?
Atau ia harus berlari sementara kondisinya begitu lemah?
Atau menyerah pada keadaan?

    Rusa pun pasrah. Dia hanya fokus untuk melahirkan bayinya.

    Lalu apa yang terjadi?

     Kilat-kilat yang menyambar mengganggu pandangan si pemburu. Akhirnya panah yang dilesatkan pun meleset dan mengenai si singa lapar. Singa malang itu mati seketika.

    Tiba-tiba hujan datang begitu deras dan memadamkan kebakaran di hutan tersebut.

   Pemburu lari mncari tempat berteduh dan tidak focus lg kpada rusa tsbt.

    Rusa pun melahirkan dengan selamat !

Sahabatku....

    Segala kesulitan menyerbumu dari segala arah. Masalah datang bertubi-tubi seakan tak memberimu kesempatan untuk bernafas lega.

    Masalah di tempat bekerja,
 masalah di dalam rumah,
masalah di jalan,
masalah dengan anak-anak kita semuanya datang bersamaan.

 Seakan kamu tidak bisa lagi berbuat apa-apa..

   Lalu apa yang harus dilakukan?
Jadilah seperti Rusa. Biarkan semuanya berjalan apa adanya.

   Lakukan sesuatu yang mampu kau lakukan !
Selebihnya serahkan kpada Allah

 Karena Tuhan yang mengatur jalan kehidupanmu..

  Saudaraku...
Sungguh Allah   menyayangi hamba-Nya melebihi kasih sayang ibu pada anaknya.

   DIA lah yang akan menyelesaikan semua masalahmu dan menyembuhkan luka-lukamu.

Jangan berkata, Allah , aku memiliki masalah yang besar…

Tapi katakan, Hei masalah, aku memiliki Allah  Yang Maha Besar```

Tetap istiqomah...


#copas
@ozora^^
Read more ...»

Sekolah yang Mendidik Hati

On Senin, 31 Desember 2018 0 komentar

Penulis: Ustadz Adriano Rusfi

Di sekolah itu, hadir dan berkumpul siapapun yang punya hati. Murid-muridnya tak pernah diseleksi, karena yang diseleksi adalah para ayahbunda mereka : ayahbunda yang peduli pada pendidikan buah hatinya. Mereka “hanya” punya alam. Yang dibutuhkan adalah hati. Alam hanya bisa dinikmati dengan hati. Alam berdialog kepada hati.

Alam itu feminin. Ia berbicara setiap hari pada manusia dalam bahasa hati, karena hanya bahasa itulah yang telah Allah ajarkan kepada alam untuk berbicara pada manusia (QS Al-Zalzalah : 4-5). Jika kita tak kunjung mengerti cerita alam, mungkin karena kita telah terlalu lama berlogika.

Lalu mengapa harus hati?

Kesadaran itu bermula dari hati. Sedangkan niat adalah produk dari hati, lalu ia perintahkan otak untuk menggerakkan tubuh. Mungkin kita telah lama lupa. Kesadaran bukan lahir dari pikiran. Niat tidak lahir dari otak. Otak hanya melahirkan ide, bukan gairah. Pikiran hanya melahirkan konsep, bukan niat. Logika hanya melahirkan metode, bukan kesadaran. Padahal, amal adalah buah dari gairah, kesadaran dan niat. Sementara ide, konsep dan metode hanyalah perangkat-perangkat untuk beramal. Di sekolah itu sepenuhnya disadari bahwa keshalehan lahir dari hati yang membuahkan gairah, niat dan kesadaran, sedangkan otak, logika dan argumentasi hanyalah instrumen keshalehan.

Para guru di sekolah itu boleh jadi bukan orang-orang sangat cerdas, tetapi kumpulan orang-orang yang punya hati, cinta, ketulusan dan keikhlasan. Mereka sadar, intelektualitas bisa dibentuk dengan ilmu, profesionalitas bisa dibentuk dengan kompetensi, namun spiritualitas hanya bisa ditularkan oleh cinta dan ketulusan. Di sekolah itu tak akan banyak disaksikan debat argumentatif, tetapi kaya dengan kisah-kisah menyentuh. Di sekolah itu tak akan banyak terdengar alasan-alasan “mengapa begini dan begitu ?” Yang ada adalah peran-peran yang dimainkan dan dihayati. Di sekolah itu, senyum dan airmata lebih banyak berbicara daripada logika dan kata-kata, karena senyum dan airmata mampu melembutkan jiwa.

Saatnya anak-anak kita hidup di sekolah seperti itu, jika yang kita inginkan adalah pembentukan generasi bertaqwa. Karena taqwa itu ada di dalam dada (AlHadits).

Anak-anak di sekolah itu memang sering kalah dalam lomba cepat tepat, sering kalah dalam olimpiade sains, sering kalah dalam berbagai macam kompetisi.

Tetapi, anak-anak sekolah itu sangat hebat dalam lomba merancang dan mendesain serta mengimplementasikan proyek bersama. Lihatlah bagaimana mereka menyiapkan Sale Day, Market Day dan Bazaar di sekolah. Lihatlah bagaimana mereka menyiapkan penelitian untuk Science Fair di sekolah. Lihatlah bagaimana mereka berkolaborasi dengan teman-teman dan fasilitator menyiapkan karya pustaka bersama untuk Pekan Literasi. Mereka hebat dalam karya, bukan sekadar nilai angka dalam raport semata.

Anak-anak di sekolah itu tidak perlu belajar serius hanya untuk mengejar nilai akademik. Yang dibutuhkan dan diajarkan adalah tentang curiosity atau rasa ingin tahu, tentang tradisi belajar dengan logika berpikir ilmiah sehingga tanpa sadar membawanya pada fast learning dan high order of thinking.

Sebelum belajar, mereka berdoa bersama, melantunkan ayat-ayat suci dari kitab suci, bahkan menunaikan ibadah pagi.

Lalu mereka belajar dan bermain dengan kambing, belajar dan bermain dengan kelinci, belajar dan bermain dengan ayam di kandang, belajar dan bermain dengan ikan di kolam.

Mereka tampak bahagia menyusuri jejak jalanan setapak sambil menghirup udara pagi yang segar serta menikmati indahnya alam serta flora dan fauna ciptaan Sang Maha Pencipta, mencari harta karun barang bekas, memanjat atap sekolah, memancing ikan, mengerjakan tugas di pinggir danau atau di dahan pepohonan, melatih keberanian dan kepercayaan diri dengan meniti two-line bridge atau bamboo bridge bahkan meluncur dengan flying fox.

Mereka belajar tidak dengan buku tulis dan bukan hanya dengan buku cetak. Mereka juga berselancar di internet dan perpustakaan.

Mereka kerap menggunakan kertas setengah pakai dari perpustakaan serta terlibat diskusi yang mengasyikkan.

Mereka tampak bahagia walaupun ada yang menghina kelas mereka sama sederhananya dengan “kandang kambing”. Mereka bisa merasakan langsung hembusan angin dan menyaksikan dahan dan daun pepohonan melambai-lambai tertiup angin.

Tas sekolah mereka besar-besar. Isinya bukan buku, tetapi baju ayah untuk berkebun, jas hujan, baju ganti, termos minuman dan kotak makanan, serta sepatu boots.

Mereka berlibur tidak dengan bis mewah dan menginap di hotel mewah. Mereka berlibur dengan menjelajahi hutan, mengenali tanaman dan tumbuhan yang bisa dimakan, mempraktikkan memasak bersama di hutan dengan bahan-bahan alam yang ada di sekitar hutan (jungle cooking).

Mereka berlibur dengan menyusuri pantai, mendatangi mercu suar, menyelam di sekitar pantai (snorkeling), dan menangkap ikan untuk disantap sebagai ikan bakar. Lihatlah wajah bahagia mereka saat merasakan pengalaman ekspedisi ke kawasan konservasi, mencari jejak badak, biawak, ular, babi hutan dan fauna dilindungi lainnya. Lihatlah mata mereka yang berbinar saat menyusuri sungai dengan berkano diiringi kicauan burung serta suara kodok dan jangkrik serta alunan lagu hutan para satwa. Lihatlah ekspresi wajah mereka saat kaki mereka ditempeli lintah dengan baju basah saat menginap di hutan dan tidur di dalam tenda.

Mereka berlibur dengan mendaki bukit dan gunung, menyusuri jejak para petualang di pegunungan, menikmati udara dan angin di ketinggian pegunungan, menikmati waktu dan merenungi langkah-langkah yang dituju, memercikkan air danau dan mensyukuri kesegarannya anugerah Sang Pencipta.

Mereka berlibur dengan tinggal bersama penduduk di kawasan dengan pesona kesederhanaan dalam kehidupannya. Mereka dengan wajah ceria turun ke sawah, memandikan kambing, memerah sapi, menebarkan pakan ayam dan bebek, meniti jembatan kayu sempit agar lebih dekat dengan ikan saat menebar pakan ikan, menyimpan sepatu dan meniti pematang mengangkut hasil bumi, menikmati hiruk pikuk pasar tradisional sambil membantu menjualkan hasil bumi. Pesona kesederhahaan ini membuat mereka merasakan lebih dekat dengan Sang Sumber Kehidupan Yang Maha Menghidupi. Menguatkan keyakinan bahwa sebagai manusia selalu dicurahi Kasih dan Sayang-Nya tak terhingga.

Wahai AyahBunda,

Anak-anak itu bahagia. Jika AyahBunda justru “miris” dengan segudang pengalaman mereka, cobalah buka hati dan pikiran lebih lebar, bukan hanya mudah buka dompet untuk mereka. InsyaAllah, dari mereka inilah, akan lahir pemimpin yang tidak elitis, yang sejak kecil terbiasa menghargai alam, menghargai sekolahnya bukan karena kemewahan gedungnya dan bukan karena licinnya seragam, tetapi pesona kebersamaan dan pesona miniatur kehidupannya. Memuliakan teman-teman sesama karena kebaikan akhlaknya bukan karena rankingnya. Mereka terbiasa mencintai sekolahnya, bahkan hingga sampai suatu masa kemudian, bersama teman-temannya, mengenang masa-masa indah di sekolah kehidupan yang membuat mereka merasa “benar-benar diterima” sebagai manusia seutuhnya.

###############

#sekolah alam indonesia studio alam

#copas

@ozora^^
Read more ...»

Amarah berpengaruh terhadap Sikecil

On 0 komentar

Buat pelajaran ke diri sendiri

#copas
Pernah nonton berita islami masa kini, yg di pandu zaskia adiya mecca sama ustad danu (klo nggak salah ngebahas masalah anak), jadi zaskia blg bahwa saya sudah punya anak 3 nih pak ustad, tp kok saya merasa anak2 sering banget sakit, yaa batuk pilek, demam, alergi dan suka sesak... Kata orang2, mungkin harus ganti nama takut namanya terlalu berat, gmna itu pak ustad"? ustad danu menjawab "anak sakit bukan krn keberatan nama, asal namanya punya arti yg baik tdk perlu diganti, sebenrnya anak yg sakit itu adalah sentilan dr ALLAH SWT "anaknya sakit apa mb zaskia?" zaskia menjawab "batuk pilek pak ustad" kemudian pak ustad menjelaskan... Coba koreksi mb... Saya mau tanya, kira2 dirumah antara mas hanung dan mb zaskia siapa yg suka marah2?? Zaskia menjawab "iya, kayaknya sih saya pak ustad 😁" ustad kembali menjelaskan... Nah, itulah mbak.. Kenapa anak batuk? Itu karena istri suka bicara kasar dan pakai nada yg tinggi sm suami, Allah SWT menegur kalian lewat sakitnya anak.. Kemudian, kalau anak alergi? Saya tanya, siapa diantara kalian kalau dikasih masukan selalu nolak, nggak terima dikasih tau?" "hmmm... Saya lagi nih kayaknya pak ustad..." 😁 kemudian ustad danu kembali bertanya "lalu sakit apalagi nih mb zaskia mecca anaknya? Zaskia menjawab "sesak" ustad danu bertanya :" siapa diantara mb zaskia dan mas hanung yg klo marah suka di tahan, suka ngambek dan diam?" zaskia dgn cpt menjawab "aku" 😁 ustad danu kembali memberi penjelsan, "membawa anak sakit ke dokter, membawa anak ke Rumah Sakit tdk salah, ini karena faktor kebiasaan. Anak dikasih obat sembuh, besoknya sakit lg, dbwa lagi ke dokter jangan sampai ujung2nya kita meNuhankan Dokter, nau'dzubillahumindzaliq...
Kesimpulannya: Allah SWT menegor kita orangtua lewat anak, karena ketika anak sakit orangtua akan merasa hancur bathinnya agar orangtua mampu evaluasi diri... "Salahnya dimna? Kenapa? Bagaimana harus berubah? Agar orangtua sadar diri, dan segera saling memaafkan diiringi perubahan ahlak untuk lebih baik. Suami dan istri harus damai, sehingga pertumbuhan anak2 jg baik, orangtua menjadi tauladan bagi anak2nya.
Memang betul apa yg dijelaskan pak ustad, saya jg merasa begitu.. Jadi, kalau saya sedang memendam amarah terhadap suami saya, sebegitu kesalnya saya sampai2 setiap detiknya saya tidak tenang, dada bergemuruh emosi.. Anak saya rewel, saya ajak tidur sambil menyusuipun diaa masih rewel.. Serba salah, nangis trs.. Saya sadar, karena anak saya sedang bersentuhan kulitnya dgn ibunya yg sedang memendam amarah... Beda dgn kalau saya mengikhlaskan amarah, dengan perasaan lembut dan belaian sayang, hati yg tenang anak saya cepat sekali tidurnya.. Tanpa nangis, tanpa teriak2...
Semoga kita pasangan suami istri bisa sadar, dan semoga yg menjadi suami membaca.. Kadang tidak semua permasalahan ada dr istri, dan perlu di ketahui.. Tidak ada anak adalag ujian, belum punya anak adalah ujian, dikasih anak itupun ujian... Jangan sampai kita menyalahlan anak atas kesalahannya, yg salah adalah KITA orangtuanya.. Kitalah yg melahirkan, kita yg membesarkan, kita yg mendidik, jd saat anak melakukan kesalahan kita evaluasi... Apakah kita sudah mendidik anak kita dengan benar atau belum? ? ?
#evaluasi
#perbaikidiri


 Apabila info ini bermanfaat silahkan dishare teman-teman ..


@ozora^^
Read more ...»

Pikiran adalah Kebun

On Minggu, 30 Desember 2018 0 komentar

Sejenak Malam

MENATA PIKIRAN

Sebentar lagi kita akan meninggalkan 2018, waktunya menata PIKIRAN kita.
Menabur Dalam PIKIRAN Akan Menuai TINDAKAN,

TINDAKAN Akan Melahirkan KEBIASAAN.

KEBIASAAN Akan Membuahkan KARAKTER.

PIKIRAN Kita Seperti Tanah, Tanah tidak Pernah Peduli Terhadap Jenis Benih Apa yang Hendak Kita Tanam.

Jika Kita Menabur Benih Jagung, Tanah Akan Meresponnya, Lalu Menumbuhkan Jagung.

Apapun yang Kita Tanamkan dalam PIKIRAN,  PIKIRAN Kita akan segera Menerima, Merespon &  Menumbuhkannya.

Sadar Atau Tidak, Sering Kali Kita Memperkatakan Hal-hal Buruk tentang Diri Kita Sendiri, Misalnya:
🔹Hidupku Penuh Masalah,
🔹Aku Tidak Akan Berhasil,
🔹Sakitku Tidak Akan Sembuh
🔹Masa Depanku Suram, 🔹Hidupku Cape Dech dll

Hal-hal Negatif yang Kita Ucapkan Itu Akan Direspons Oleh PIKIRAN Kita dalam Bentuk Sikap & Tindakan, yang Pada Gilirannya Akan Menghasilkan Sesuatu yang Sama Seperti yang Kita Tanamkan dalam PIKIRAN Kita.

Oleh Sebab Itu, TANAMKAN Hal yang POSITIF di Benak Kita, Maka Kita Akan Menjadi Luar Biasa.
Dan Pelihara yang BAIK & BENAR.

PIKIRAN POSITIF YANG HARUS DENGAN KEARIFAN BISA MEMBEDAKAN MANA YANG BAIK & BENAR.

Mari BIASAKAN untuk selalu Berpikir:
🔸Saya Sangat Beruntung.
🔸Hidupku Penuh Berkah.
🔸Saya PASTI Mampu Mengatasi Masalah Ini !
🔸Masa Depanku PASTI Cerah !
🔸Hari Ini Saya PASTI Penuh Semangat !
🔸Saya Sangat Bersyukur Pada Allah atas Apa Yg Saya Miliki Saat ini.
🔸Saya akan Berjuang & Berjuang Terus !
🔸Allah PASTI Buka Jalan !

Hidup adalah permainan pikiran, kalau kita bisa  mengelola pikiran kita, maka hidup Kita akan BAHAGIA.

Manage pikiran dengan baik. Hiduplah dengan ketenangan agar kita mampu mengelola Pikiran kita.

HATI yang baik itu seperti KEBUN,
PIKIRAN yang baik itu AKAR NYA,
PERKATAAN yang baik itu Bunganya.
PERBUATAN yang baik itu BUAHNYA.

Pikiran adalah pelopor dari segala sesuatu, pikiran adalah pemimpin, pikiran adalah pembentuk.

Bila seseorang berbicara atau berbuat dengan pikiran murni, maka kebahagiaan akan mengikutinya, bagaikan bayang-bayang yang tak pernah meninggalkan bendanya.

Semoga kita bisa memperbaiki mindset kita.

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita sesuai perintah Allah dan menjauhi laranganNya, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

😊❤👍
Read more ...»