Terus Perbaiki Diri

On Rabu, 19 September 2018 0 komentar

Sudah berapa hari kau menangisinya?
Capek?
Penting?
Hidup tidak melulu soal seseorang,
Iya seseorang yang tidak pantas bersamamu ..

Jangan melangkahi ketetapan Allah. Buat apa kau ringkih tidak berarti hanya soal dia. Dekati saja dirimu kepada Dia, pastikan kau akan di pertemukan oleh dia (seseorang) yang juga dekat kepadaNYA.

Kau begitu cengeng,
Air matamu begitu berharga untuk menangisinya. Kau lupa, bahwa menangisi dosa-dosamu jauh lebih penting daripada menangisinya.

Biarkan saja kau tidak bersama orang yang senantiasa kau doakan,
Yakinlah kau akan bersama dengan orang yang senantiasa menyebut namamu dalam doanya.

Kau tau dia siapa?
Tunggu saja

Skenario Allah sedang berjalan tapi menciptakan album yang indah untuk hidupmu ..


#repost
@ozora^^
Read more ...»

Menyentuh

On Sabtu, 19 Mei 2018 0 komentar

Terima kasih para guru TK ...

Menjadi guru TK, mungkin kalah pamor, kalah populer dan kalah gaji jika dibandingkan dg menjadi guru SD, SMP, SMA, Dosen, apalagi Guru Besar. Namun wahai saudaraku para guru TK, coba tafakuri, renungkan, fikirkan dengan cara pandang yg lebih tinggi, dengan hati yang sadar dan jernih ... Bisa jadi, menjadi guru TK, di hadapan Allah, sekali lagi di hadapan Allah, merupakan profesi yg paling mulia dan paling besar pahalanya. Satu cotoh saja, andai Anda mengajarkan dengan sungguh2 doa mau makan, dan ternyata murid Anda terkesan dg pengajaran Anda, lalu mempraktekkan doa tersebut sepanjang hidupnya ... Maka bayangkan berapa pahala dan kebaikan di sisi Allah yang Anda dapatkan ... Yaa tak akan terhitung ...

Beberapa hari yg lalu, sy terharu ketika melihat salah satu anak sy yg masih TK saat mau masuk kamar mandi, berhenti sejenak di depan pintu kamar mandi lalu melafalkan doa yg diajarkan gurunya di TK ... Maa syaa Allaah ... Terima kasih wahai Ibu Guru ... Dan begitulah sejatinya anak-anak usia TK, sungguh sangat haus dengan ilmu yg Anda ajarkan yg kemungkinan besar banyak di antara ilmu itu akan terpakai sepanjang hidup mereka; mulai bagaimana cara sholat, cara berwudhu, doa sehari-hari, cara gosok gigi, cara makan, cara mengantri, cara bersalaman, cara duduk yang rapi, dsb. Renungkanlah ... Sekali lagi renungkanlah ...

Apalagi, jika di antara murid Anda kelak ternyata ada yg menjadi menteri, gubernur, ulama atau bahkan presiden Indonesia yg sholih, maka puluhuan tahun ke depan, saat Anda menyaksikan salah satu murid Anda tsb di televisi, sy yakin Anda akan menangis haru dan bahagia sambil mengenang lagi masa lalu, saat Anda mengajarnya di kelas.

Maka wahai saudaraku para Guru TK, andai Anda semua melaksanakan amanah dari Allah ini dengan penuh totalitas, sabar serta ikhlash, sungguh saya dan banyak orang di dunia ini yang sangat iri dengan pahala yg Anda dapatkan di sisi Allah, yang bahkan pahala itu terus akan mengalir meski kelak Anda sudah di Alam Kubur.

Hal lainnya, mari kita bayangkan, misalnya ketika seorang guru, dosen atau profesor mengajar di kelas, ia cukup duduk lalu memerintahkan siswa/mahasiswanya membuka buku atau laptop, lalu menyuruh mereka membaca artikel tertentu, dan berikutnya mereka pun bisa belajar sendiri dan mandiri.

Bandingkan dengan apa yg Anda lakukan di kelas saat mengajar. Bukankah Anda harus bersuara lantang bahkan tak jarang sampai kehabisan suara? Bukankah Anda harus tetap ceria meski sedang banyak masalah? Bahkan juga adakalanya harus berjingkrak-jingkrak menyanyi, menari atau bermain peran demi menarik perhatian murid2 Anda dan menjaga kondisi kelas tetap kondusif ? Belum lagi kalau ada murid yg rewel, menangis, bahkan pipis atau BAB di celana, padahal ada di antara Anda yg sdg bingung urusan rumah tangga, cicilan motor, hutang ke bank, atau resah karena belum kunjung mendapatkan jodoh? Sungguh Anda adalah guru yang HEBAT.

Menjadi guru TK membutuhkan energi yg sangat besar yg tidak semua orang bisa melakukannya. Dimana setiap energi yg Anda keluarkan, setiap tetesan keringat, kelelahan dan kesabaran Anda, semua itu benar-benar disaksikan oleh Allah SWT. Akankah Allah menyia-nyiakan semua pengorbanan dan pengabdian Anda tersebut? Atau bahkan membiarkannya tanpa balasan kebaikan? Pasti TIDAK, kecuali apabila memang Anda tidak meniatkannya sebagai ibadah.

Maka izinkan melalui tulisan sederhana ini, sy dan juga para orang tua lainnya mengucapkan SELAMAT dan terima kasih yg sebesar-besarnya kepada para guru TK. Diiringi seuntai doa, semoga amanah yang Allah berikan kepada Anda sekalian merupakan jalan yang Allah pilihkan untuk menuju Surga-Nya, aamiin. Semoga Allah memuliakan Anda di dunia dan di akhirat. Dan semoga kita semua bisa mencontoh Anda semua dalam memaksimalkan amalan yg terus mengalirkan pahala meski ruh sudah berpisah dengan raga ...Aamiin.

Saya Bangga mendapat peran sebagai guru TK.

terima kasih tulisannya

Mohammad Agung Wibowo. Founder Tafakur Indonesia https://www.facebook.com/mohammadagung.wibowo
Read more ...»

❤❤❤

On Jumat, 02 Februari 2018 0 komentar

Entah apa yang merasuki pikiran ini untuk merangkai bait-bait yang bermula dari sebuah penasaran akhirnya muncul kata-kata yang entah apa artinya 😂😂 .. sepenggal kata yang bisa diambil pelajaran nya ..




Tidak semua cinta harus diungkapkan apalagi dengan pacaran.
Seperti halnya kayu yang berani mendekati api kemudian akhirnya menyesal telah menjadikannya abu.

Seperti awan yang tak sanggup memberi isyarat kepada hujan yang tega membuat cerahnya menjadi kelabu.

Biarkan saja rasa itu tumbuh karenaNYA, jika tak sanggup diurai dengan kata, biarkan dia sebagai pengungkap rasa.

Saat kita jatuh cinta namun dia bukan halalnya, maka jadikanlah rasa itu layaknya parfum yang wanginya, jangan sampai meminumnya. Jikapun kita memaksa, maka kita akan membunuh diri sendiri dengan cinta itu. 

Bisikan cinta itu pada Allah lewat bait-bait doa di sepertiga malammu. Atau di serial selipan doa ketika kita mengarahkan tangan meminta padaNYA. 

Belum waktunya rasa itu untuk dikata apalagi diumbar lewat sosial media. 

Deklarasi kan cinta kita pada waktu yang tepat di depan penghulu dan walinya. 

Semoga rasa cinta yang tumbuh di hati membuat kita selangkah lebih dekat ke surgaNYA. 

Dan semakin jauh dari fitnah neraka. 

Hingga nanti waktu mempertemukan kita dengan takdir, disitulah sejatinya bahagia akan terukir.



#ozora^^
Read more ...»

Perempuan

On Kamis, 01 Februari 2018 0 komentar

Dulu ..
Aku menaruh kekaguman pada perempuan yang berpendidikan tinggi dan memiliki karir dan pekerjaan bergengsi.

Dan di sisi lainnya, aku bertanya-tanya akan mengapa sebagian perempuan lainnya yang mau-mau saja menjadi ibu rumah tangga padahal dulu susah payah mengejar gelar sarjana.

Hingga kini .. aku menyadari bahwa dalam Islam sebaik-baik tempat bagi perempuan bukanlah di kantirnya namun di dalam rumahnya .

Dan karir tertinggi baginya bukanlah sebagai direktur utama melainkan sebagai ibu rumah tangga dan istri shalihah.

Dan prestasi terbaiknya bukanlah diukur dari seberapa tinggi gajinya namun diukur dari ketaatan pada suaminya dan bagaimana dia mendidik anaknya menjadi anak shalih dan shalihah.

Memang dari semua itu pada akhirnya adlah pilihan. Pilihan yang kita sendirilah yang menentukan.

Namun .. semoga kelak Allah meridhoi bagiku untuk memilih pilihan yang terbaik menurutNYA dan membawa ku lebih dekat padaNYA ..


#repost
#ozora^^
Read more ...»

Ingat akan Kematian

On Sabtu, 20 Januari 2018 0 komentar

"Ketahuilah bahwa kematian tidak akan datang di waktu tertentu, atau keadaan tertentu atau di umur tertentu, tetapi ia pasti datang. Maka persiapanmu dalam menyambut kedatangannya adalah lebih baik daripada menyambut dunia" (Imam Al Ghazali)

Kematian tidak menunggu siap atau tidak ..
Yang jelas dia akan datang kapanpun ia mau ..
Kematian tidak menunggu waktu, sebab sedetik kemudian ia bisa saja menghampiri
Maka .. mempersiapkan kematian adalah keharusan ..
Dia sudah pasti dan tidak bisa dihindari ..

Sedangkan kita lebih mementingkan dunia dahulu, daripada kematian apalagi jika hidup sudah merasa puas dan tercukupi ..

Apa yang akan kita bawa ketika mati? Hanyalah amal saja yang tetap mengalir ..

Maka .. sudahkan kita persiapkan dengan baik ..
Sebagaimana kita menyiapkan segala sesuatu di dunia ini dengan begitu rapi dan indah ..

Karena mati sudah pasti ..
Tak dapat dihindari ..
Tidak bisa dipungkiri ..

Persilakan dengan matang seperti kita mempersiapkan bimbingan ke dosen, sidang skripsi, wawancara kerja, ketemu calon mertua ..
bukan hanya dunia, jodoh yang kita pikirkan saat ini tapi akhirnya itu juga yang lebih utama .. masih ada waktu untuk bertaubat dan mendekatkan diri sama Allah sebelum terlambat ..


@ozora^^
Read more ...»

Hijrah

On Rabu, 17 Januari 2018 0 komentar

Bismillah ..

Hijrahlah karna Allah dan Rasulnya ..
bukan karena dunia dan seisinya
karna yang kita dapat sesuai dengan apa yang kita niatkan


semoga semua ini berkah buat semuanya
amiin



@ozora^^
Read more ...»

Hijrah

On Selasa, 09 Januari 2018 0 komentar

Saat ini mungkin kita tengah berada di titik jenuh kehampaan sebagai seorang manusia, terlalu sering berbuat buruk hingga lupa beribadah kepadaNYA. disinilah teman, kita harus hijrah, mengubah hal tidak baik yang biasa dilakukan menjadi perbuatan yang mendekatkan diri kita kepada Allah ..

Mungkin nanti ada perasaan takut, cemas, bagaimana nanti tanggapan orang lain tentang hijrah yang kita lakukan, tidak apa-apa hijrah saja dulu, umpatan seseorang terhadap hijrah yang diusahakan adalah bukti bahwa kita tengah berada di muara kebaikan. celaan mereka adalah lecutan bahwa kita harus lebih bersemangat dalam berhijrah ..

Memang berat .. tapi cobalah, hijrah dulu saja. toh, nanti jika sudah merasakan pasti ketagihan .. hehehhh

Ada yang sebagian mengatakan "hijrah itu mudah, yang sulit itu istiqomah". inilah kebenaran, teman .. bahwa untuk tetap berada di jalan kebaikan kit amesti senantiasa memperbanyak bekal, sahabat yang selalu mengingatkan, lingkungan yang mendukung, tekun beribadah, serta ikutilah kajian-kajian yang menambah keimanan dan kemantapan untuk terus di perjalanan untuk senantiasa istiqomah menapaki jaln hijrah.

Memang, jalan hijrah tak selamanya mudah, tapi jangan sampai membuat iman goyah. faktanya, hijrah itu berliku-liku, tak jarang melipir pada cemoohan manusia. tapi inilah ujiannya, atau mungkin serunya.

Sebagai contoh coba kita bayangkan, kalau novel itu alur ceritanya datar pasti gak seru, alhasil ya jauh dari kata bestseller. nah, begitulah hijrah, teman. alurnya kadang mendebarkan, ceritanya mengharukan, tapi insya Allah kita mengetahui ujung jalan hijrah ini adalah tempat terbaik yang tak sebanding dengan apapun. Surga ..

Teman .. hijrah saja dulu istiqomah kemudian tetapkan diri dijalan kebaikan, kit atidak pernah tau sampai kapan Allah memberi kita kesempatan dan berapa lama lagi kita tinggal di dunia. namun yang harus diyakini adalah, maut senantiasa mengintai, membuntuti kita dengan liar, ia dapat menyergap kapan saja dulu teman, lalu istiqomah kemudian ..


@Ozora
Read more ...»